0 items
Rp ,-
Buku Hindu
Belanja Buku Murah Sekaligus Berpunia
Ikuti Kami :



Login

Daftar

Lupa Password ?

Video Kegiatan

Anggota Baru

  • Putu Wirya Nagiantha
  • Pande Nyoman Parwata
  • Bondan Widoropeksi
Total Anggota = 86 orang

Apa Kata Mereka

Wayan Lancar

Kami umat Hindu yang berada diluar Bali sangat membutuhkan buku-buku Agama..

Dudik Mahendra

Web BukuHindu.com seperti menemukan jarum di tumpukan jerami, sungguh memb..

Gede Mahardhika

Om Swastyastu, selamat dan sangat bagus. Dan akan lebih luar biasa, bila j..

Statistik Pengunjung


163904

Pengunjung hari ini : 171
Total pengunjung : 14782

Hits hari ini : 637
Total Hits : 163904

Pengunjung Online: 2



Kepemimpinan (Leadership) Dalam Agama Hindu
I Ketut Subagiasta
Harga Rp 12.000,-
Produk Kategori : Pengetahuan Agama
Dilihat : 54 Pengunjung
Jumlah Pembelian :  
Bookmark and Share

Details

JUDUL
Kepemimpinan (Leadership) Dalam Agama Hindu
PENULIS / PENERJEMAH
I Ketut Subagiasta
ISBN
975-979-722
JUMLAH HALAMAN
40
UKURAN BUKU
12,5 x 18,5 cm
TAHUN TERBIT
2010

DESKRIPSI

Om Swastyastu

Dengan anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa, maka buku ini dengan judul "Kepemimpinan (leadership) Dalam Agama Hindu" dapat diselesaikan dengan baik dan lancar. Semuanya ini berkat tuntunan-Nya yang pada akhirnya tugas utama ini dapat diwujudkan dengan sempurna.

Penulisan buku ini bermaksud untuk memberikan sumbangan pemikiran dan ilmu pengetahuan, Khususnya terkait dengan kepemimpinan Hindu, yang saat ini dirasakan sangat dibutuhkan untuk peningkatan kualitas pendidikan agama Hindu bagi generasi muda Hindu baik dalam pendidikan informal, formal dan non formal. Buku ini menggali pemikiran mengenai kepemimpinan Hindu, terutama dalam konteks kepemimpinan yang diterapkan dalam kehidupan beragama Hindu. Secara khusus buku ini mengenai kepemimpinan Hindu sesuai dengan sumber sastra agama Hindu, seperti dalam pustaka suci Manawadharmasastra, Niti Sastra, Ithiasa, dan pustaka suci weda yang memiliki konteks kehidupan religius yang harmonis. Terkait dengan model-model kepemimpinan kekinian dalam aplikasinya secara kebersamaan dalam masyarakat Hindu, termasuk dalam memahami ajaran agama Hindu, sangat berguna untuk mewujudkan sumber daya manusia Hindu yang berkualitas yakni pemimpin Hindu yang suputra dan suputri.

Akhirnya penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih atas bantuan, baik pemikiran, wacana, dan dalam bentuk perilaku yang sangat mulia dari berbagai pihak sehingga buku ini dapat diwujudkan dengan baik, Segala keterbatasannya, penulis mohon petunjuk dan saran demi kesempurnaanya. Sekali lagi terima kasih kepada para pembaca yang budiman atas segala sarannya.

Om Santih, Santih, Santih, Om


BIOGRAFI PENULIS

I Ketut Subagiasta lahir di Tabanan, tempatnya di Desa Tengkudak-Penebel, Tabanan, Bali, pada tanggal 19 Desember 1962. Seni yang digemari sejak kecil adalah seni gita yang mengikuti jejak orang tua sebagai juru kidung bilamana umat Hindu di kampung kelahiran melaksanakan upacara yajna.

Seni gita yang dapat dilagukan seperti: macepet, kidung, phalawakya, wirama/kekawin, dan sloka. Tamat SD tahun 1982, tamat IKIP pada FPBS IKIP PGRI Bali tahun 1989, tamat Magister Kajian Budaya dengan konsentrasi pengendalian sosial di Unud tahun 1999, judul tesis 'Reformasi Agama Hindu Dalam Perubahan Sosial di Bali tahun 1950-1959", dan menyelesaikan studi Agama Hindu untuk program doctoral di Allahabad University Uttar Pradesh India, pada Faculty of Art, Department Of Sanskrit dengan gelar 'Doctor of Philosophy in Art' (D.Phil.) pada tahun 2003, dengan desertai berjudul' Saiva Siddhanta and Besakih Temple: A Study'.

Pada mulanya sebagai Guru Agama Hindu SD 1 Singapadu pada tahun 1982, kemudian tahun 1983 bertugas sebagai jupen Hindu di Bangli, Tahun 1990 sebagai guru PGAHN Denpasar, tahun 1993 sebagai dosen di APGAHN Denpasar, tahun 1999 sebagai dosen & tahun 2003 sebagai direktur PPs di STAHN Denpasar, dan tahun 2004 sebagai dosen filsafat fakultas Brahma Widya dan dosen Program Pascasarjana IHDN Denpasar, dan Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan di IHDN Denpasar sampai sekarang.